v RIDDLE #63, BANK ROBBERY | UNSOLVED INDONESIA

RIDDLE #63, BANK ROBBERY


RIDDLE INDONESIA #63

“BANK ROBBERY.”
.
DOR DOR DOR!

Tsk sial perampok bank ini menembaki teller tanpa ampun

Pintu bank dibuka. Nampak dari mataku, orang-orang berpakaian hitam dan bersenjata masuk. Astaga, apa lagi ini.

Dengan brutal mereka mengancam para pengunjung dan menodongkan pistol-pistol mereka ke orang-orang tidak bersalah itu. Setelah mengamankan area, mereka langsung membawa karung-karung mereka mendekati kami.

“MASUKKAN SEMUA UANGNYA KE KARUNG! JANGAN MACAM-MACAM!” Ancam mereka.

Betty, seorang ibu rumah tangga yang duduk disampingku ini nampak ketakutan sembari memasukkan seluruh uang yang ia pegang kedalam karung.

“Punyamu juga!” Perintahnya padaku.

Aku yang tidak punya pilihan akhirnya memasukan uang yang aku pegang ke karung-karung mereka. Aku bisa melihat dari sudut mataku mereka yang mengawasiku dengan tajam.

Aku yang sedang sibuk memasukkan uang, tiba-tiba mendengar tembakan.

DOR DOR DOR!

Aku menoleh kaget saat kulihat Manajer bank dengan sigap melakukan perlawanan. Dia menembakkan pistol yang sepertinya miliknya kepada para perampok itu. Ditengah adu tembakan, aku bisa melihat Betty dan beberapa teller bank mencoba menyelamatkan diri.

Namun perampok tidak tinggal diam. Mereka membalas tembakan tanpa ampun dan pada akhirnya berhasil mematikan perlawanan manajer bank. Setelah Manajer bank itu tidak bergerak, sang perampok langsung menoleh kepadaku dan mengambil karung uangnya. Kemudian tanpa komando, mereka menembakkan senjatanya lagi.

DOR DOR DOR!

Tsk sial perampok bank ini menembaki teller tanpa ampun.
.

.
Ham-sama

Kau Bisa Memecahkannya? Jawab Di Kolom Komentar




Yth Pembaca,
Mohon jangan copas sembarangan artikel di blog ini, buatnya susah gan. Mengutip boleh, namun mohon sertakan sumber backlink ke blog ini. Terima Kasih

10 Responses to "RIDDLE #63, BANK ROBBERY"

  1. kemungkinannya :

    1. Aku adalah teller
    2. Aku adalah perampok
    4. Aku adalah perampok yang dibunuh perampok lain
    5. Aku adalah komplotan pencetak uang palsu. Manajer itu gembongnya. perampoknya itu polisi. pakaian hitam mereka itu seragam pasukan khusus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi itu Si 'Aku'-nya juga dipaksa tarik uang buat para perampok itu. Kemungkinan kata "teller" yang terakhir itu artinya "pemberitahu" alias narator alias si 'Aku'. Si narator dibunuh juga

      Delete
  2. aku adalah narator. teller pertama adalah "teller bank". sedangkan teller diakhir kalimat adalah si aku. (teller=pemberitahu=narrator)

    ReplyDelete
  3. agak aneh, di awal si teller udah ditembakin sama perampok, tetapi di akhir cerita si teller ditembakin lagi sama perampok, berarti si teller setelah ditembak mati sama perampok ternyata hidup lagi, dan akhirnya ditembak lagi sama perampok

    ReplyDelete
  4. ini mereka lagi buat adegan film ngga sih?

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Kurang paham karena kurang spesifik penokohan nya. Yang bisa ku-urai :

    Si "Aku" adalah teller yang mengalami "Prekognisi"

    Belum jelas penyebabnya, Prekognisi biasa dialami sebagian orang yang sudah dekat dengan kematian.

    ReplyDelete
  7. POV : si aku adalah kameramen dalam syuting film

    ReplyDelete
  8. kyk lgi maen game gk sih, si manajer banknya itu user game sedangkan si akunya itu cmn NPC nya doang, jdi pas si usernya (manajer bank) di bunuh, game balik lagi ke cerita awal

    ReplyDelete
  9. Sbenarnya ini adalah fenomena dmana arwah menolak untuk mati karena rasa cinta yg besar terhadap seseorang. Si narator adalah salah satu teller di bank itu termasuk betty yg ia cintai. Di akhir paragraf narator mengambil uang di dalam karung berniat membawa kabur uang tsb. Tp perampok tau dan menghabisinya tanpa ampun. Ketika dia jd arwah dg rs cita yg besar thd betty di tidak ingin mati. Dan waktu scr ajaib diulang dan dia kembali hidup. Tp ktika ia hidup kembali dan masuk ke fase kjadian itu lg dia tertembak lg krena niatnya ingin membawa uang dlm krung. Ini adl satir bahwa ketika org hidup ia haus akan uang. Ttp ktika ia mati uanh tdk berguna dan sdar bahwa yg ia butuhkan adalah cinta.

    ReplyDelete