The Holder Of Wealth | UNSOLVED INDONESIA
Beranda - Kasus - Geek - Riddle - Lost Notes - Horror Story - About Blog - Kontak Admin

The Holder Of Wealth


From theholders.org

Translated by Admin

Di kota manapun, di negara manapun, pergilah ke institusi mental atau tempat penampungan yang bisa kau datangi.

Saat kau sampai di meja depan, mintalah ke resepsionis dan bilang kau ingin mengunjungi seseorang yang disebut “Sang Penguasa Kekayaan”  [The Holder Of Wealth]

Si Pegawai akan menaikkan alisnya seolah dibingungkan oleh permintaanmu. Tanyakan untuk kedua kalinya, dan si pegawai akan mengangkat bahu dan mulai beranjak untuk mengantarmu. Dia akan membawamu ke sebuah bangunan mewah (mansion) tak jauh dari bangunan utama.

Jika kau mengamatinya dengan teliti, kau mungkin memperhatikan bahwa mansion itu tadinya tak ada saat kau memulai pencarianmu. Seakan mansion itu muncul entah dari mana dan tiba-tiba ada di dekat bangunan utama. Pegawai yang melihat raut kebingunganmu akan mengisyaratkan bahwa kau sebaiknya tidak bertanya.

Pasca memasuki pintu depan, kau akan disambut dengan sebuah tangga spiral yang menuju ke atas. Tangga itu melikuk megah dengan gaya arsitektur yang belum pernah kau lihat sebelumnya. Dinding-dinding mansion itu juga ditutupi oleh lukisan-lukisan yang indah.

Ada pula berjejeran patung marmer yang menggambarkan perawakan hewan buas menakutkan, sosok menyerupai alien bahkan figur-figur berbentuk iblis. Kagumi sepuasmu, asal jangan menyentuhnya jika tidak mau makhluk-makluk itu bangun dan melakukan entah apa kepadamu.

Melanjutkan perjalananmu, yang harus kau lakukan adalah naiki tangganya. Selama kau tak menyentuh apapun, kau akan selamat. Jangan panik. Di puncak tangga, kau akan menemukan pintu kayu berukuran kecil. Berbeda dengan arsitektur serba mewah, pintu itu nampak sederhana dan tidak menonjol, sangat kontras jika dibandingkan hal lain di tempat ini.

Pintu itu akan terbuka sendiri untukmu, selama tidak ada ketakutan dalam dirimu. Lewati pintunya, dan kau akan melihat seorang pria pendek yang berjanggut seperti kambing. Rambutnya rapi dan berminyak seakan dia habis melakukan perawatan.

Pria itu akan duduk di belakang meja kayu Mahoni besar. Segala sesuatu tentang pria itu terlihat normal. Semua kecuali bajunya, pasalnya bajunya adalah perpaduan sutra berwarna cerah yang dijahit berseling dengan bahan yang lain. Bahan yang lain tersebut entah kenapa akan memberimu ide kalau itu adalah kulit manusia.

Tatkala kau sudah masuk, dia akan mulai berbicara sendiri bahkan sebelum kau mulai bertanya. Suaranya lantang tatkala dia menjelaskan rumah megahnya yang luarbiasa dan patung-patung yang dia sebut ‘selir’ yang ada di bawah. Jangan memotongnya, dan jangan menjawab pertanyaan apapun yang mungkin ditanyakannya.

Saat ia selesai, mantapkan dirimu dan bertanyalah dengan percaya diri, “Bolehkah aku meminta gajiku?”

Awalnya dia akan menjawab pertanyaanmu dengan ocehan lain yang tidak nyambung. Kemudian dia akan memberikanmu nasehat-nasehat bijak tentang nilai-nilai kehidupan. Topiknya akan terus berlanjut dan merambat ke pembahasan tentang  sesuatu yang lebih buruk dari kematian, dan ia akan memberitahumu secara rinci sesuatu yang harus kau lakukan.

Pembicaraan itu semakin kesana kemari bahkan sampai kau tidak menyadari mansion yang kau pijaki mulai berubah bentuk. Interior mewah kamar itu akan membusuk, dan karpet yang kau pijaki akan berubah dari tenun menjadi kotoran manusia.

Kau akan menyadari semua tatkala penampilan pria yang mengoceh di depanmu itu akan menjadi juling dan mengerikan. Perubahannya tidak terbayangkan bahkan sampai kau akan merasakan pusing dan sensai ingin muntah.

Di antara wajah busuknya, dia kemudian akan mendekatimu dan merogoh kantong di baju kulit manusia miliknya. Kemudian dia akan menyerahkan selembar uang kepadamu.

Seperti yang kau minta bahwa dia benar-benar memberikan gajimu. Dilihat dari manapun, benda yang kau terima terlihat seperti mata uang yang kau kenali...

... Entah ke-Abnormal-an apa yang menyertainya.

Selembar uang itu adalah objek ke-8 dari 538.
Sang Holder mengandalkanmu untuk menghabiskannya.
Yth Pembaca,
Mohon untuk tidak meng-copas artikel di blog ini sembarangan. Buatnya susah gan. Kalau mengutip boleh, tapi mohon sertakan sumber. Terima kasih.

0 Response to "The Holder Of Wealth"

Post a Comment