Chapter 83 : The Holder Of Corruption | UNSOLVED INDONESIA
Beranda - Kasus - Geek - Riddle - Lost Notes - Horror Story - About Blog - Kontak Admin

Chapter 83 : The Holder Of Corruption

From theholders.org

Translated by Admin

Di kota manapun, di negara manapun, pergilah ke sekolah atau universitas besar yang bisa kau datangi. Bawalah senter atau alat penerangan apapun yang mudah dibawa. Saat mencapai meja depan, berjalanlah ke sana dan mintalah untuk bertemu dengan seseorang yang memanggil dirinya “Sang Penjaga Kerusakan” [The Holder Of Corruption]

Pegawai di belakang meja akan menunduk, dan mulai merapalkan bahasa omong kosong. Pejamkan matamu rapat-rapat, kau tidak ingin melihat apa yang mereka lakukan. Saat suaranya berhenti, bukalah matamu.

Kau akan menemukan dirimu berada di sebuah ruangan berdinding kayu yang gelap dan sempit. Akan ada sebuah pintu kayu berlapis tembaga yang kelihatan kokoh di sekitarmu. Berjalanlah ke pintu tersebut, dan ketuk dua kali. Kemudian tanpa jeda, bukalah dan melangkah masuk.

Kau akan berada di sebuah lapang kegelapan tanpa ujung. Disinilah alat peneranganmu akan berguna. Tatkala sinar menyinari area disekitarmu, kau akan berdiri di tempat yang kau sebut rumah, namun tempat itu akan tampak terdistorsi mengerikan. Kau akan mengenali setiap bentuk dan tata letaknya, namun semua itu sudah lapuk dan lebih mirip seperti rumah tak berpenghun.

Bangunan rumah akan terkubur dalam di bawah tanah, tanah memblokade jendela-jendela, membuat sinar cahaya tidak bisa masuk dan bahkan listrik tidak berfungsi.

Jika kau nekat masuk tanpa membawa penerangan ke tempat ini, tembok-tembok dan seluruh benda-benda yang tidak bisa dilihat matamu tidak akan berwujud. Dan kau akan berkelana di kegelapan tanpa ujung. Sejauh apapun kau berlari, kau tidak akan bisa menyentuh apapun dan apalagi melihat jalan keluar.

Jika kau sudah yakin kalau setiap alat peneranganmu tidak akan malfungsi ditengah jalan, Cepatlah temukan kamar orang tuamu, atau jika kau tidak tinggal dengan mereka lagi, pergilah ke kamarmu.

Di atas tempat tidur akan terbaring seseorang dengan wajah kedua orang tuamu yang bergabung dengan ganjil dalam satu tubuh. Mereka telanjang, dan berlumur zat-zat yang memualkan, kotoran, tinja, darah, muntahan, dan apa saja yang akan membuat setiap manusia menghindarinya.

Mereka akan mericaukan namamu dengan mengerikan. Kau tidak boleh bereaksi pada hal ini. Jika kau melakukannya, kau akan bersatu dengan mereka, dan selama lebih dari seribu tahun batin serta lahirmu secara perlahan akan rusak. Kau hanya akan mengenal penderitaan, dan penderitaan dari mereka yang pernah mati.

Daripada itu, tataplah mereka langsung di matanya dengan tegas, dan tanyakan pada mereka “Mengapa hal ini terjadi?”

Di titik ini, mereka akan membelah menjadi dua tubuh yang berbeda, dan menceritakan padamu dari awal hingga akhir mengapa hal itu terjadi. Cerita itu merupakan kisah yang sangat buruk, karena seolah-olah ini salahmu yang membuat hal itu terjadi. Kau kemungkinan besar akan gila karena rasa berdosa.

Jika kau tidak gila, maka, dua tubuh itu akan berubah menjadi debu dan berterbangan. Di tempat mereka berada tadi, akan terdapat sebuah jam pasir berpasir merah. Ambil jam pasir itu, genggamlah dan tidurlah di tempat manapun di rumah itu.

Kau akan terbangun di tempat yang kau sebut rumah, terbaring di atas lantai ruangan yang paling berjendela di rumahmu. Kau akan terbangun pada pukul 3:32 dini hari. Tidak akan ada cahaya yang menembus jendela itu sampai pagi tiba.

Jam pasir tersebut adalah objek ke-83 dari 538.

“Pasir itu akan bergerak turun dengan tempo yang tidak menentu (terkadang lambat, terkadang cepat). Benda itu akan memberimu hitungan mundur hingga hari dimana seluruh obyek akan bersatu.”

Baca Cerita The Holder Series Lainnya.

Tag : Cerita Horor, The Holders Bahasa Indonesia, Creepypasta.

Yth Pembaca,
Mohon untuk tidak meng-copas artikel di blog ini sembarangan. Buatnya susah gan. Kalau mengutip boleh, tapi mohon sertakan sumber. Terima kasih.

0 Response to "Chapter 83 : The Holder Of Corruption"

Post a Comment