v Kematian Lisa McPherson dan Perawatan Medis kontroversial dari Paham Scientology | UNSOLVED INDONESIA

Kematian Lisa McPherson dan Perawatan Medis kontroversial dari Paham Scientology


Sebelum mulai membaca, admin akan jelaskan sedikit tentang Scientology. Harap jangan menganggap bahwa scientology adalah salah satu cabang sains atau bahkan ada hubungannya dengan sains. Scientology adalah (dan admin mengutip dari penjelasan paling sederhana) merupakan Cult atau suatu aliran—anggap saja agama dah.

Intinya mereka adalah semacam “religious movement” yang mempunyai pandangan sendiri akan konsep keimanan.

Kematian Lisa McPherson

Pada tanggal 5 Desember 1995, seorang perempuan bernama Lisa McPherson ditemukan tidak sadarkan diri di kamarnya di Flag Land Base, "markas spiritual" Church of Scientology yang berbasis di Florida.

Setelah ditemukan, dia kemudian dimasukkan ke dalam ambulans oleh pengawas spiritualnya sebelum kemudian dibawa ke rumah sakit Scientology yang jaraknya cukup jauh—hal tersebut, mengabaikan fakta bahwa ada sekitar 4 rumah sakit umum yang jaraknya lebih dekat dari tempat mereka semula.

Perjalanan yang jauh, ditambah Lisa yang harus segera mendapatkan pertolongan, membuat nyawa Lisa terancam. Pada akhirnya, begitu mereka tiba di rumah sakit yang dikehendaki, semua sudah terlambat dan Lisa pun dinyatakan meninggal.

Selama berbulan-bulan, gereja berusaha menutupi kebenaran atas kematian Lisa dengan memberi tahu keluarganya bahwa dia meninggal karena meningitis atau pembekuan darah. Mereka bahkan menghindari segala macam pertanyaan wartawan tentang masalah itu.

Memperjuangkan keadilan anaknya, keluarga McPherson pada akhirnya melayangkan gugatan demi gugatan kepada Church of Scientology (terutama asrama keagamaan yang Lisa McPherson tinggali selama sekian minggu). Gugatan tersebut, tak hanya merugikan gereja scientology sebesar sekian ribu dollar, tetapi juga mengungkap “sistem training” neraka yang mereka terapkan kepada orang-orang yang dikarantina di sana.

Kisah Lisa McPherson

Meskipun beberapa minggu terakhir hidupnya, bisa dibilang, ibarat mimpi buruk, namun Lisa McPherson pada awalnya bersedia secara sukarela untuk belajar ajaran Scientology. Itulah kenapa dia fine-fine saja saat dia di’karantina’ untuk mengikuti salah satu program spiritual Scientology selama beberapa waktu.

Ketika dia baru berusia 18 tahun, itulah saat dia pertama kali dikenalkan dengan Scientology. Dia pindah dari rumahnya di Dallas, Texas ke Clearwater, Florida setahun sebelum kematiannya.

Pada saat itu, dia memulai kehidupannya di Florida dengan bekerja untuk sebuah penerbit, yang dimiliki dan dioperasikan terutama oleh Scientologists. Bagi sebagian besar teman dan koleganya, dia tampak senang bekerja untuk organisasi tersebut.

Kemudian, pada November 1995, sesuatu berubah.

Setelah terlibat dalam kecelakaan mobil kecil, Lisa mulai menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan kejiwaan. Meskipun paramedis awalnya tidak menghiraukannya, karena dia tampak tidak terluka, mereka pada akhirnya membawanya ke rumah sakit ketika dia mulai melepas pakaiannya di tengah jalan.

Kemudian, dia memberi tahu paramedis bahwa dia melakukannya dengan harapan mendapatkan konseling, tetapi begitu di rumah sakit, dia menolak berbicara dengan psikiater.

Setelah bingung dengan dirinya sendiri, dia memutuskan untuk pergi ke gereja untuk evaluasi spiritual. Gereja yang dimaksud, bukan gereja Katolik maupun Kristen, tetapi gereja scientology.

Gereja Scientology yang didatangi Lisa, menawarkan metode evaluasi spiritual yang dikenal sebagai “Instrospection Rundown”. Itu adalah sebuah metode yang melibatkan isolasi selama beberapa hari, atau kadang-kadang berminggu-minggu di ruangan khusus. Dalam masa tersebut, selain dalam sesi audit atau wawancara, orang-orang yang mengikutinya tidak boleh berbicara sama sekali—hal tersebut bertujuan untuk memberikan waktu bagi orang tersebut untuk sepenuhnya menjernihkan semua pikiran di kepala mereka dengan bebas dari gangguan.

Hasil akhirnya adalah, secara teori, seseorang yang telah keluar dari masa psikosisnya, dan sudah menyelesaikan segenap urusan dengan pikirannya sendiri, harusnya sudah  siap untuk mengambil tanggung jawab dan kembali hidup di masyarakat.

Sebelum ini, Lisa diketahui sudah pernah mengikuti “Instrospection Rundown” selama satu kali, dan sudah dinyatakan “Clear” sebelumnya. Dengan kata lain, dia harusnya. telah dianggap sehat secara mental oleh gereja.

Metode “Instrospection Rundown”

Terlepas dari Church Of Scientology yang menganggap Isolasi sepenuhnya adalah cara yang baik untuk menjernihkan pikiran, banyak psikolog telah menunjukkan bahwa isolasi yang berkepanjangan sebenarnya sangat merugikan jiwa manusia, dan pada dasarnya dapat menyebabkan psikosis dan gangguan mental lainnya.

Isolasi di ruang khusus (terutama di ruang tertutup tanpa mengetahui arah sinar matahari) juga dapat mengganggu siklus tidur seseorang, dan jadwal makan, karena pemahaman akan waktu mereka menjadi miring, yang (tentu saja) juga dapat mengakibatkan kerusakan fisik.

Selama 17 hari, Lisa McPherson menjalani “Introspection Rundown” nya yang kedua. Dia dibawa ke Flag Land Base, yang oleh gereja scientology disebut sebagai “markas spiritual” mereka. Di sana, dia ditempatkan di semacam gubuk atau pondok, dan dijaga di bawah pengawasan 24 jam.

Meskipun jadwal makan di tempat tersebut tidak menentu, namun otopsi jenazah Lisa McPherson menunjukkan bahwa dia sangat jarang diberi makan ataupun air. Hasil otopsi juga menjelaskan bahwa, setidaknya selama seminggu, tubuhnya kurus dan menunjukkan tanda-tanda dehidrasi parah.

Selama masa Introspection Rundown, seorang dokter Scientology bernama David Minkoff diketahui bertanggung jawab sebagai pengawas dan konsultan untuk Lisa McPherson.

Meskipun dokter tersebut tidak pernah memeriksanya secara fisik, dia berulang kali memberikan obat Valium dan chloral hydrate untuk membantu Lisa tidur. Ketika staf lain memeriksa keadaan Lisa pada hari sekian, mereka melaporkan adanya gejala cacar air atau ruam seperti campak di wajah Lisa. Setelah menyadari hal ini, staff tersebut meminta Minkoff untuk meresepkan antibiotik.

Tampaknya sementara memberikan obat penenang dan obat anti kejang masih baik-baik saja, meresepkan antibiotik tanpa konsultasi lebih lanjut adalah tindakan yang terlalu jauh. Hal tersebut lah yang kemudian membuat Lisa ditemukan tak sadarkan diri.

David Minkoff bagaimanapun, mengetahui hal ini, Segera memerintahkan segenap staff untuk membawa Lisa ke rumah sakitnya. Rumah sakit tersebut adalah rumah sakit scientology yang letaknya cukup jauh dari Flag Land Base. Dia sepenuhnya melarang Lisa McPherson dibawa ke rumah sakit lain, padahal ada setidaknya 4 rumah sakit di sekitar area yang sangat mumpuni untuk menangani keadaan Lisa.

Pada saat staf Flag Land Base setuju untuk membawanya, napas Lisa McPherson dikabarkan terengah-engah, dan dia akhirnya menjadi tidak responsif. Setibanya di rumah sakit Minkoff, CPR diberikan selama 20 menit sebelum kemudian Lisa dinyatakan meninggal karena emboli paru (penyumbatan pada pembuluh darah di paru-paru)

Pasca Kematian Lisa

Pasca kejadian tersebut, Staff Scientology mengklaim bahwa Lisa telah meninggal karena meningitis atau pembekuan darah, sesuatu yang tidak dapat mereka persalahkan . Mereka juga gagal mengungkapkan kepada keluarganya bahwa Lisa tengah menjalani “Introspection Rundown”—alih-alih, mereka menyebut kunjungan Lisa ke Flag Land Base sebagai "istirahat dan relaksasi."

Karena penyebab kematian yang saling bertentangan, pihak berwajib pun diberi kabar dan keesokan harinya, beberapa tim penyidik langsung ditugaskan untuk menangani kasus tersebut.

Penyelidikan mengungkapkan adanya gejala dehidrasi dan kekurangan gizi dari hasil otopsi. Tidak hanya itu, ditemukan juga beberapa kondisi kulit, salah satunya tampaknya gigitan kecoa. Selain kondisi kulit, otopsi menemukan bahwa jari-jari tangan dan jari-jari kaki Lisa memar parah seolah-olah dia telah membenturkan atau menendang dinding dengan keras.

Laporan medis tersebut kemudian dibagikan kepada keluarga McPherson dan pihak Scientologist di Flag Land Base. Para Scientologist, mengklaim bahwa mereka harus melakukan pemeriksaan sendiri atas mayat Lisa.

Mereka kemudian diketahui menyewa tim ahli patologi forensik, yang temuannya bertentangan dengan semua yang ditemukan oleh pemeriksa medis kepolisian, kecuali fakta bahwa dia mengalami dehidrasi.

Selama penyelidikan, berbagai macam unjuk rasa dan protes mulai bermunculan di depan gedung-gedung Scientology di seluruh negeri. Hal tersebut, tentu saja membuat image dari scientologi jatuh.

Sidang Perkara

Ada sebuah temuan mengejutkan yang ditemukan tatkala sidang perkara. Rupanya, ditemukan kesalah pahaman yang datang dari pemeriksa medis kepolisian.

Scientologist menuduhkan adanya pengacauan kasus dikarenakan pemeriksa medis kepolisian diketahui sempat berganti dan mereka memiliki pendapat yang berbeda atas otopsi mayat Lisa.

Hal tersebut, membuat vonis kejahatan pelecehan atau pengabaian orang dewasa cacat, dan praktek kedokteran tanpa lisensi yang telah dituduhkan kepada gereja Scientologist pada akhirnya dibatalkan—hal tersebut, membuat segala macam gugatan perdata terhadap Scientologist oleh keluarga McPherson diselesaikan di luar pengadilan.

Meskipun mereka membantah melakukan kesalahan dalam kasus Lisa McPherson, Gereja Scientology sudah pasti mendapat tamparan keras dari kasus tersebut. Setelah kasus tersebut mereda, gereja mengajukan klausa yang berupa sebuah formulir pembebasan yang melindungi gereja dari tuntutan hukum lebih lanjut.

Dalam formulir tersebut, dinyatakan bahwa seorang Scientology yang memasuki segala bentuk pengobatan baru, memahami bahwa Scientology adalah sebuah agama dan bukan fasilitas perawatan medis.

Ini juga menyatakan bahwa jika seorang Scientologist ditempatkan di tempat isolasi, gereja akan diizinkan untuk campur tangan atas nama mereka dan menempatkan mereka ke dalam perawatan Scientology lainnya. Ini secara eksplisit menjamin bahwa penandatangan tidak akan menuntut gereja jika terjadi cedera atau kematian.

Hmm..

(David Minkoff, Dokter yang menangani "Introspection Rundown" Lisa McPherson)

Tambahan : Si Dokter, David Minkhoff, dikabarkan kena banned dan tidak boleh melakukan praktik medis di negara bagian Florida pasca kasus Lisa McPherson. Sebenarnya, kala dia menjadi pengawas atas program “Introspection Rundown” yang dijalani Lisa, dia melakukan tugasnya sejara LDR alias dari kantornya di rumah sakit scientologist (termasuk saat meresepkan obat-obatan). Dengan kata lain, dia tidak pernah secara langsung bertemu dengan Lisa McPherson di Flag Land Base.

Baca Juga :

Yth Pembaca,
Mohon jangan copas sembarangan artikel di blog ini, buatnya susah gan. Mengutip boleh, namun mohon sertakan sumber backlink ke blog ini. Terima Kasih

2 Responses to "Kematian Lisa McPherson dan Perawatan Medis kontroversial dari Paham Scientology"

  1. tom cruise juga nganut ini juga kan ya,, btw ribet ya segala RS pula harus sesuai,, harusnya tertolong malah meninggal.Dan katanya bayar mahal ya klo kit aikut agama ini

    ReplyDelete
  2. kombinasi agama dengan medis...tapi jadi rancu, bukan saling melengkapi.

    ReplyDelete