The Bank Robbers Saga : Saat Santa Claus Malah Merampok Di Malam Natal

(Image Source : texashillcountry.com)

Pada tahun 1920-an ada dua masalah bagi bisnis perbankan; Depresi (Uang jarang berputar ke Bank karena terbatasnya orang yang melakukan transaksi keuangan. Masa Susah Bro) dan Perampokan. Ini adalah era Bonnie dan Clyde, Pretty Boy Floyd, dan John Dillinger (Penjahat penjahat yang paling terkenal seantero Wild West)

Masalah perampokan ini sangat meresahkan kala itu sehingga asosiasi perbankan telah memasang hadiah untuk siapa saja yang mampu menangkap atau melaporkan pelaku perampokan bank, bahkan hadiah yang ditawarkan lebih banyak apabila mereka ditangkap Mati.

Tanggal Tua Santa Claus

Pada tanggal 23 Desember di tahun 1927, Perampokan Bank terjadi di Cisco, Texas.Pada siang hari kala itu, empat orang bernama Marshall Ratliff, Henry Helms, Robert Hill, dan Louis Davis memasuki First National Bank of Cisco. Satu dari mereka mengenakan penyamaran, sedangkan yang lain berpakaian ala pengunjung pada umumnya.

Entah bodoh atau jenius, Penyamaran yang digunakan oleh Marshall Ratliff kala itu adalah sebuah kostum Santa Claus.

Tentu saja penyamaran yang dia gunakan langsung menarik perhatian beberapa orang muda. Akibatnya, tatkala berjalan memasuki bank, Marshall harus pasrah diikuti oleh gerombolan anak-anak dibelakangnya. Anak-anak itu berpikir bahwa sosok Santa Claus yang mereka lihat itu akan membagi-bagikan hadiah di momen-momen natal tersebut,

Tatkala sudah berada di dalam bank, Santa Claus lantas mengeluarkan sebuah pistol dan menodong seorang teller. Dia berteriak lantang : “Semua jangan bergerak, Ini adalah perampokan!” yang tentu saja lantas ditertawakan oleh seluruh penghuni bank karena mereka kira itu adalah Candaan.

Dia samasekali tidak dianggap serius sampai Komplotannya Henry Helms, Robert Hill dan Louis Davis ikut mengeluarkan senjata. Detik itulah baru para pengunjung itu sadar bahwa apa yang diteriakkan Marshall bukanlah candaan belaka.

Yaps. Nampaknya Santa Claus sedang mengalami krisis keuangan.

Melihat situasi 100 persen serius. Beberapa nasabah bank mulai melarikan diri.Ada yang memberi tahu polisi dan warga kota.

Sebagian wargat kota yang mendengar hal tersebut langsung sumringah. Mereka tau bahwa pihak bank berani membayar mahal bagi siapa saja yang ‘memburu’ para perampok bank. Dan bagi mereka, ini adalah kesempatan emas untuk mendapat THR secara cepat, mengingat hari itu adalah malam natal.

Santa Claus VS Warga Kota

Yang terjadi setelah itu adalah sebuah penyergapan tanpa negosiasi. Tatkala Santa dan komplotannya berhasil menggasak brankas penyimpanan, mereka sudah ditunggu oleh warga kota yang membawa senjata.

Tanpa negosiasi terlebih dahulu, Santa dan kawan-kawan langsung dihujani tembakan sedetik setelah kakinya melangkah keluar brankas.

Balas membalas tembakan terjadi di Bank tersebut sehingga mengakibatkan Salah satu kawan Santa, Louis Davis terluka parah. Beruntung bagi Santa dan para ‘kroni’nya, mereka sempat mendapat celah untuk kabur dan berlari menuju tempat mobil mereka disembunyikan.

Tatkala mereka kabur menggunakan mobil, kesialan terjadi, karena rupanya mereka lupa mengisi bensin dan salah satu ban mereka ditembak sampai bocor (Hmm.. Kau Harusnya membawa Kereta Kuda dan Rusa Ajaib, bukannya naik mobil.. wahai Santa).

Diluar batas kota, mereka pun meninggalkan Mobil mereka dan mencoba mencari tumpangan baru. Ide mereka adalah untuk membegal sebuah mobil. Namun tatkala mereka melakukannya, sang pemilik mobil yang hendak dibegal tiba-tiba berlari kabur membawa kuncinya.

Membobol mobil secara manual memakan waktu, dan hal tersebut tidak mudah. Pada akhirnya, mereka gagal menyalakan mobil tersebut karena gerombolan warga bersenjata sudah nampak mendekat dari jauh. Keputusan harus diambil, dan mereka memutuskan untuk meninggalkan mobil tersebut dan kabur. Padahal seluruh kantong uang sudah berhasil mereka pindahkan ke mobil itu. Yap, mereka dengan bodohnya meninggalkan seluruh uang hasil rampokan mereka di dalam mobil itu. Bahkan tidak hanya uang, Louis Davis yang terluka parah dan tidak mampu berjalan pun, mereka tinggalkan juga.

Santa dan kedua (sisa) Kroninya, kabur tanpa tujuan. Mereka sudah sepenuhnya lupa dengan uang ataupun rekan yang mereka tinggalkan. Yang mereka tahu sekarang, adalah kabur sejauh mungkin.

Namun nampaknya mereka terlalu meremehkan tekad warga Texas yang sangat butuh duit kala itu. Kabar dari kota yang mereka rampok tersebar dari mulut ke mulut. Mereka menjadi buronan dan tidak ada hari tanpa baku tembak setelah hari itu. Disetiap persimpangan yang mereka lewati, mereka akan ditodong tanpa kompromi oleh orang-orang yang mengenali wajah mereka.

Yang paling gigih dari para pencari uang Hadiah tersebut adalah seorang Texas Ranger “Lone Wolf” Gonzales yang dengan secara barbar bahkan repot-repot meminjam pesawat untuk mencari mereka dari udara. Kala itu, Gonzales mencetak sejarah dengan menjadi petugas penegak hukum pertama yang pernah menggunakan pesawat untuk menemukan kriminal dari udara.

Pada akhirnya, Sinterklas dan dua kroninya tertangkap setelah diburu oleh tiga negara bagian selama beberapa hari. Mereka memutuskan menyerah dan ditangkap di bawah pepohonan di persimpangan Fifth dan Oak di Graham, Texas.

Epilogue

Well yap, itulah yang terjadi. Sudah uang tak dapat, Hilang satu kawan. Masuk penjara pula. Nasib memang. Lagian bisa-bisanya ngerampok bank nyamar jadi Sinterklas si bangsat.

Meskipun momennya memang lagi malam natal. Tapi tetep aja, Logikanya gak jalan sumpah..

Maksud gue, Baju Santa Kan Merah ama putih cok. Kalau dikejar warga trus ngumpet malem-malem mau kamuflase dimana dah. Warna bajunya mencolok. Mau sliwar-sliwer kemana aja pasti kelihatan.

Sebenarnya Si Marshall Ratliff alias Santa gadungan ini, setelah dipenjara sempat melakukan upaya untuk kabur. Upaya kaburnya itu mengakibatkan kematian Sipir penjara. Pada akhirnya, dia diseret dari selnya dan dijatuhi hukuman gantung di alun-alun kota.

Dan yap.. Kisah hidupnya pun selesai.

Dahlah. Habis ceritanya.

Bye.

 

Baca Juga :

Perampokan Kereta Terbesar Di Tanah Inggris

Perampokan Museum Isabela Stewart Garner

Handan Lottery, Ide Perampokan Terbodoh sepanjang Sejarah

Shintaku Ginko, Kasus Perampokan 300 Juta Yen

Yth Pembaca,
Mohon jangan copas sembarangan artikel di blog ini, buatnya susah gan. Mengutip boleh, namun mohon sertakan sumber backlink ke blog ini. Terima Kasih

2 Responses to "The Bank Robbers Saga : Saat Santa Claus Malah Merampok Di Malam Natal"

  1. Dulu sering kesini buat baca baca riddle (Tapi lama ga update)
    Nice lah. Aku suka tema misteri kaya MBP. Otw maraton baca artikel lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan, ini otw buat cover kasus-kasus yang lain, untuk cerita cerita horor, atau tema lain, menyusul mungkin..
      thx udah mampir btw

      Delete