v The Holders Series Chapter 143 : The Holder Of The Seal | UNSOLVED INDONESIA

The Holders Series Chapter 143 : The Holder Of The Seal

From theholders.org

Translated By Admin

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah ke rumah sakit jiwa atau rumah rehabilitasi mana pun yang bisa kau kunjungi. Ketika kau mencapai meja depan, tanyakanlah ke resepsionis apakah kau dapat menemui sosok yang bernama “Pemegang Segel” [The Holder Of The Seal]

Mendengar hal itu, sang resepsionis akan mulai terkikik geli sebelum kemudian terlihat berlari keluar pintu depan dan meninggalkanmu. Dia, akan tampak gembira.

Tunggu sampai pintu ditutup, lalu ikuti pegawai itu dengan cepat. Melewati pintu depan yang sama, kau akan menemukan bahwa pintu tersebut akan mengarah ke hutan Mediterania yang rimbun, dengan aroma garam di udara dan deburan ombak yang terdengar di atas tangisan fauna lokal.

Lihatlah disekitar untuk menemukan sebuah puri besar di puncak tebing terjal, yang menjulang tinggi menghadap ke hamparan laut lepas. Itu, adalah tempat yang harus kau datangi. Berhati-hatilah saat kau melakukan perjalanan melalui hutan, atau di sepanjang pantai. Ingatlah bahwa meskipun sama, ini bukanlah duniamu dan kau harus selalu siap dengan segala ketidak wajaran yang ada.

Ketika kau mencapai tempat yang kau tuju, Puri haruslah tampak sepi, bobrok, dan rusak. Jika iya, masuklah. Namun apabila, dalam satu kesempatan kau melihat Puri itu malah terlihat bagus dan berpenghuni, larilah dari tempat tersebut dan jangan sekalipun coba mengganggu siapapun yang ada disana. Alih-alih, bangunlah gubuk untuk dirimu sendiri dan tunggulah berhari-hari atau berbulan-bulan sampai puri tersebut berubah ke bentuk yang semestinya, yaitu bobrok dan kosong.

Masukilah tempat itu dalam kondisi yang benar dan jelajahilah bangunan kosong tersebut. Carilah ruangan-ruangan yang menghadap tebing dan temukanlah sebuah tempat yang memiliki pintu mahoni ganda tinggi. Pintu besar tersebut, akan memiliki ukiran-ukiran dengan simbol-simbol misterius di permukaannya.

Dibalik pintu itu, kau akan menemukan semacam perpustakaan yang menghadap ke laut, dengan jendela panorama yang sangat besar. Akan ada banyak sekali rak buku yang penuh dengan buku-buku berdebu, yang halaman-halamannya akan nampak seperti belum pernah disentuh tangan selama ribuan tahun.

Jika kau mencoba membaca satu judul dari sebuah buku, kau akan menemukan sebuah topik yang menarik tentang hal-hal paling tabu di duniamu. Menjelajahi dan menemukan lebih banyak buku, kau akan tau bahwa setiap judul dari buku di tempat itu, akan terlihat sangat menarik untuk dibaca. Bahkan apabila kau termasuk orang yang tidak suka membaca.

Perlu kau pahami bahwa perpustakaan tersebut memikat siapa saja dengan pengetahuan terlarang. Sekali kau terhanyut ketika membaca satu halaman, maka kau akan menemukan dirimu berakhir dengan hasrat gila untuk mengetahui seluruh pengetahuan yang ada disana. Jika itu terjadi, kau mungkin akan menghabiskan sisa hidupmu untuk terus membaca di ruangan itu, tanpa sadar dan tanpa keinginan untuk pulang.

Terjebak untuk membaca sampai mati karena bahkan dengan keseluruhan umur pendek manusia, hanya akan mampu digunakan untuk menyelesaikan beberapa rak saja.

Itulah kenapa daripada terfokus dengan judul-judul dari buku-buku yang ada, lihatlah sekitar dengan seksama. Perpustakaan tersebut akan terlihat penuh dengan buku. Bahkan, akan ada tumpukan-tumpukan tinggi yang tergeletak di meja-meja dan lantai. Sesekali kau mungkin juga akan mendapati beberapa mayat dan bagian tubuh yang tegeletak dimana-mana. Itu, adalah sisa-sisa dari para seeker yang gagal untuk melawan godaan membaca buku-buku yang ada di tempat itu.

Dibagian lain perpustakaan, akan ada beberapa meja dan kursi yang bisa digunakan untuk membaca. Pencahayaan yang sempurna dan nyaman, memberikan kesan bahwa tempat ini adalah tempat yang didesign sangat sempurna untuk bersantai (apabila kau mengabaikan mayat-mayat yang tergeletak di beberapa sudut tentu saja).

Jelajahilah seluruh perpustakaan itu dan hitunglah setiap mayat yang ada. Perlu kau tau bahwa satu diantara mereka, adalah sosok Holder yang akan bangun ketika kau menanyakan satu pertanyaan : “Apakah takdirku untuk menghentikan (penyatuan) mereka?”

Pertanyaan itu, akan membuat sang Holder bangun dan menatapmu dengan rongga matanya yang sudah kosong. Dia, kemudian dengan suara yang hampir hilang akan memintamu untuk merapikan seluruh buku yang berserakan kembali ke rak nya masing-masing.

Turutilah permintaannya dan masukannlah segala buku yang ada di lantai, laci, dan meja-meja ke rak buku yang tersedia. Kusarankan kau merapikan mereka berdasarkan ukuran alih-alih berdasarkan abjad ataupun topik. Ingatlah kembali bahwa membaca judul dari buku-buku tersebut,  bisa mengakibatkanmu terhanyut dalam kegilaan.

Saat Kau akan meletakkan buku terakhir di rak, hentikanlah niatmu itu, dan tanyakan lagi kepada pria itu : pertanyaan yang tadi kau tanyakan ““Apakah takdirku untuk menghentikan (penyatuan) mereka?”

Dia akan memberi tahumu jawabannya, dengan detail yang menjengkelkan tentang apa yang diperlukan untuk menghentikan mereka. Pengorbanan, upeti, penderitaan, siksaan, dan pembalasan yang harus ditimpakan pada umat manusia agar para obyek tidak bersatu.

Detail tersebut, mungkin akan sangat mengerikan dan akan terdengar sangat mustahil. Sehingga siapa saja yang mengharapkan penghentian obyek bersatu, akan hilang harapan dan menyerah begitu saja.

Namun, sang Holder kemudian akan menjelaskan bahwa ada hal yang lebih mudah untuk menghentikan penyatuan.. Dia, akan menunjuk kepada buku terakhir yang kini kau pegang dan belum kau masukkan ke rak.

Jika Kau memperhatikan saat menata ulang buku, Kau akan memahami bahwa saat ini Kau telah menempatkan 537 buku di rak. Hal tersebut, membuat buku yang kau pegang adalah buku nomor 538.

Sang Holder kemudian akan menjelaskan tentang bagaimana dia memiliki kekuatan untuk menyegel seluruh 538 obyek yang ada sekarang juga, dan mengakhiri era pencarian yang sudah terjadi selama ribuan milenia.

Cara untuk melakukannya adalah mudah. Yaitu kau, harus menempatkan satu buku terakhir tersebut di rak dan segel akan sempurna. Seluruh kekuatan obyek akan hilang, kejahatan mereka dimurnikan dan baik Para Seekers maupun Para Holders, akan dibebaskan dari tugas dan hasrat mereka untuk menjaga dan mencari Obyek.

Kau mungkin akan sedikit meragukan ucapan sang Holder dan menganggap bahwa ini hanyalah omong kosong. Namun, ketahuilah bahwa The Holder Of The Seal bukanlah sosok pembohong dan ketika dia bilang dia bisa menyegel seluruh obyek, dia memanglah berkata Jujur.

Tentu, kau boleh memilih untuk menghapuskan seluruh hal yang bersangkutan dengan Obyek dan Holders saat itu juga dan mengakhiri semuanya. Namun, hal itu apabila kau sudah siap dengan segala resiko yang akan terjadi.

Jika kau menyegel seluruh kekuatan yang ada, maka semua Holder akan terbebas dari tugas mereka untuk menjaga Obyek. Setelahnya, kau akan paham bahwa beberapa Holder akan lebih baik terikat dengan tugas mereka menjaga Obyek, daripada terbebas sepenuhnya.  Menurutmu apa yang terjadi ketika para Holder yang mengerikan, keji dan haus darah secara tiba-tiba, tanpa peringatan, mendapatkan kebebasan mereka?

Kemudian akan ada para Seeker, yang sudah bersusah payah mencari obyek dengan mengorbankan segalanya, akan mendapati seluruh obyek yang mereka miliki berubah menjadi barang biasa tanpa kekuatan apapun. Menurutmu siapa yang akan mereka salahkan apabila hal tersebut terjadi?

Penyegelan ini hanya akan berhasil apabila kau dapat menjaga segel itu tetap pada tempatnya, bahkan ketika amukan ratusan Holder dan Seeker menerjang langsung ke perpustakaan ini. Ketika satu buku dari 538 yang ada disana diambil dari tempatnya pasca penyegelan, maka seluruh segel akan rusak, dan setiap kekuatan akan kembali.

The Holder Of The Seal tentu tidak mampu untuk mempertahankan tempat itu seorang diri karena dia hanyalah seonggok mayat yang tidak berdaya. Mencoba menghancurkan tempat itu dengan bahan peledak pasca penyegelan pun (jika kau punya), tidak akan berhasil karena keseluruhan perpustakaan tersebut adalah altar penyegelan yang strukturnya tidak boleh hancur agar segel tetap terjaga.

Itulah kenapa, ketika kau hendak melakukan penyegelan, kau harus membuat pilihan. Pilihan pertama adalah melakukan penyegelan dan pergi dari tempat itu secepatnya. Bukan pilihan yang paling cerdas namun setidaknya kau akan selamat ketika ratusan manifestasi horor mendatangi tempat tersebut, membunuh The Holder Of The Seal dan menghancurkan segel yang bertahan hanya sebentar.

Dengan kematian sang Holder tanpa ada sosok yang mewarisi Obyek yang dia jaga, seluruh keberadaan The Holder Of The Seal akan dihapuskan dan penyatuan tetap akan terjadi dengan 537 obyek saja.

Pilihan kedua, adalah dengan tetap bertahan di perpustakaan tersebut setelah penyegelan. Ini adalah pilihan yang akan dipilih oleh setiap tokoh protagonis manapun. Orang-orang tersebut, memilih pilihan ini karena mereka tau, seberapapun besar tantangan dan sesulit apapun cobaan, mereka akan dilindungi oleh plot dan kebaikan selalu menang.

Sayang, ini adalah pilihan yang paling bodoh dari semuanya. Ketika makhluk-makhluk horor itu datang dan mulai menyeringai dengan gigi-gigi mereka yang tajam, kau akan sadar bahwa akhir dari kisahmu, hanyalah kematian yang sangat menyakitkan dan pilu.

Pilihan ketiga, adalah penuhi takdirmu sebagai Seeker. Biarkanlah roda kosmos tetap berjalan. Alih-alih menyegel, bawalah buku terakhir yang kau pegang dan pergilah dari situ.

Buku itu adalah Obyek 143 dari 538.

Dengan kau yang kini memiliki buku terakhir, tidak akan ada yang mampu untuk menyegel seluruh kekuatan Holders. Pahamilah bahwa dengan menutup jalan penyegelan untuk selamanya, kau secara tidak langsung telah menyetujui penyatuan yang secara pelan tapi pasti, semakin mendekat

Buku tersebut akan melindungimu dari seluruh kekuatan Obyek yang ada. Para Obyek akan secara naluri takut akan buku tersebut karena, buku tersebut adalah satu-satunya obyek yang dapat menyegel mereka.

Baca The Holders Series Lainnya

Yth Pembaca,
Mohon jangan copas sembarangan artikel di blog ini, buatnya susah gan. Mengutip boleh, namun mohon sertakan sumber backlink ke blog ini. Terima Kasih

3 Responses to "The Holders Series Chapter 143 : The Holder Of The Seal"

  1. "Para Obyek akan secara naluri takut akan buku tersebut" Apakah ini artinya, objek the holder adalah makhluk hidup ?
    Kalau iya, apakah yang dimaksud "Mereka" itu bukan cuma the holder tapi juga objek yang mereka jaga ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Well. Menurut admin, Obyek-obyek yang ada tidak secara "literally" Memiliki kesadaran. Cuman memang diceritakan kalau buku dari pencarian kali ini ayalnya mampu menghalau atau membatalkan kekuatan dari Obyek-obyek yang lain.

      Di teks inggrisnya, untuk menjelaskan para holder maupun objek, penulisnya selalu menggunakan kata "they're" Namun kedudukannya tidak pernah disamakan. Sehingga holder-holder dan Obyek-obyek, bukanlah satu kesatuan dalam "them" (Atau "mereka")

      Admin selalu men translate kata them dengan " Para holder", "para seeker" atau "para obyek" untuk memperjelas kalimat jadi... Yah gitu lah.. Kata "mereka" Hanya merujuk kepada satu kelompok, antara Holder, seeker atau Obyek saja.

      Delete
    2. UPDATE : admin nampaknya salah.. Well, memang ada beberapa obyek yang memiliki kesadaran, namun khusus untuk chapter ini, obyeknya tetap benda mati.

      Delete