v The Holders Series Chapter 149 : The Holder Of Nightmares | UNSOLVED INDONESIA

The Holders Series Chapter 149 : The Holder Of Nightmares

From theholders.org

Translated By Admin

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah ke booth telepon umum manapun yang masih berfungsi dan bisa digunakan. Lakukanlah perjalananmu kali ini sekitar lima belas atau dua puluh menit lewat tengah malam, dan pastikanlah tidak ada orang yang menemani atau mengawasi dirimu.

Ketika kau sudah menemukan booth telepon umumnya, masuklah kedalamnya, tutup pintu, angkat gagang telepon, dan jangan sentuh yang lain. Dekatkan gagang telepon ke telingamu dan bisikkan, "Aku ingin bertemu dengan Pemegang Mimpi Buruk."  [The Holder Of Nightmare]

Tunggulah selama satu menit. Jika tidak ada suara yang menjawab, tinggalkan booth telepon secepat mungkin dan pergilah dari situ. Sampai akhir hidupmu, jangan pernah lagi menjawab telepon manapun yang berdering didekatmu, karena hal tersebut mungkin akan mendatangkan malapetaka selepas The Holder Of Nightmare menolakmu.

Disisi lain, jika kau mendengar jawaban suara pria, dalam bahasa yang tidak kau kenal ketika masih ada di dalam booth telepon, maka artinya kau disambut dan pencarianmu ini dapat kau lakukan.

Tutuplah matamu dan jangan bergerak. Kau akan merasakan semacam tekanan di dekatmu, dan kemudian sensasi jatuh yang tiba-tiba akan datang. Jika Kau membuka mata saat mengalami hal ini, Kau akan mendapati dirimu terbaring di luar kotak telepon, dengan dagingmu akan terkoyak dan berdarah-darah. Itulah kenapa, menutup mata sangat penting.

Jika kau tidak membuka mata sampai kakimu kembali menyentuh permukaan datar, kau akan menyadari bahwa kau kini tengah berdiri di sebuah dataran yang empuk. Bukalah mata, dan biasakanlah dirimu karena kau akan melihat bahwa kau berada di sebuah ruangan kecil, penuh dengan kabut tebal, dari bawah kaki sampai ke batas pinggangmu.

Di depanmu, akan terdapat tempat tidur bertiang empat, di mana sebuah barang akan diletakkan. Item akan berbeda untuk setiap orang yang memasuki ruangan ini. Apa pun itu, ambil, dan pegang erat-erat di tangan yang kau gunakan untuk menulis.

Lalu, naiklah ke tempat tidur dan tidur. Ini adalah hal yang mudah, karena kabut akan seketika membuatmu merasa lelah saat menghirupnya. Saat Kau berbaring di tempat tidur ini, Kau akan memimpikan kengerian yang tak terkatakan, yang akan menjadi lebih bengkok dan aneh seiring waktu berjalan.

Selama kau menyimpan dan memegang “barang” itu di tanganmu, Kau akan dilindungi. Tetapi jika, saat kau bermimpi, kau merasakan ada semacam kekuatan yang mencoba merebut benda itu dari tanganmu, katakanlah dengan keras bahwa “Aku tidak bermaksud jahat; Aku hanya ingin bertemu dengan sang Holder!”

Kengerian dari mimpi buruk yang kau alami saat ini, tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang akan kau hadapi jika barang itu lepas dari tanganmu.

Di akhir mimpimu di tempat tidur tersebut, akan menjadi mimpi yang paling jelas dan sangat nyata. Kau, akan berdiri di depan orang yang paling kau cintai. Jangan tatap mata mereka, dan jangan dengarkan pula ocehan mereka.

Dalam mimpi tersebut, janganlah ragu dan bunuhlah mereka dengan benda yang sudah kau pegang semenjak kau tidur di kasur yang kau tempati. Seiring darah yang memuncrat, serta teriakan minta ampun mereka yang perlahan lenyap, kau akan menyadari bahwa sisa-sisa tubuh mereka pada akhirnya akan berubah menjadi pipa logam atau kunci pas.

Ketika kau sudah melihat kunci tersebut, tutuplah matamu selama beberapa detik dan buka kembali. Orang yang baru saja Kau bunuh, kemudian akan muncul sebagai orang tua, berambut abu-abu, dengan janggut berlumuran darah, serta tengkorak yang terlihat retak dan patah.

Sosok tersebut, adalah The Holder Of Nightmare. Cobalah ingat seluruh fitur tubuhnya yang ada di depanmu. Ketika kau ada di dalam mimpi itu, kau mungkin akan dengan sangat jelas dan nyata dapat meningat perawakannya. Sayang, ketika kau terbangun nanti, sekeras apapun kau mengingat wajahnya, kau tidak akan mampu.

Pria itu, akan menyerangmu dan menusuk jantungmu dengan tangan kosong. Rasa sakit dari serangan tersebut akan berpuluh-puluh kali lipat dari normalnya dan akan membuatmu tidak sadarkan diri karena syok beberapa saat kemudian.

Ketika kau bangun, kau akan mendapati dirimu masih berdiri di dalam booth telfon umum, dengan gagang telepon yang kau pegang, akan nampak tercabut dari konektornya dan tetap akan mengeluarkan bunyi ketika kau menempelkannya ke telingamu.

Gagang Telepon di tanganmu adalah Obyek 149 dari 538.

Simpanlah, karena suatu hari, panggilan telepon yang menentukan, akan datang menghubungi gagang putus tersebut.

Baca The Holders Series Lainnya

Yth Pembaca,
Mohon jangan copas sembarangan artikel di blog ini, buatnya susah gan. Mengutip boleh, namun mohon sertakan sumber backlink ke blog ini. Terima Kasih

0 Response to "The Holders Series Chapter 149 : The Holder Of Nightmares"

Post a Comment