RIDDLE #3, A Board Game



RIDDLE INDONESIA #3

“A Board Game”

Untuk membuktikan adanya kekuatan supranatural, aku dan ketiga temanku memutuskan untuk memainkan papa ouija di sebuah rumah kosongh. Tentu saja hal ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk membuktikan keabsahan perihal permainan papan Ouija yang katanya bisa membuat kita berkomunikasi dengan hantu.

Jujur, aku tidak percaya dengan hal-hal berbau mistis. Bahkan aku selalu mengatakan kepada ketiga temanku bahwa hantu adalah omong kosong. Sayangnya, mereka tidak mau mendengarkan. Yap,  itulah kenapa mereka adalah tipikal orang-orang yang mudah ditakut-takuti.

Singkat cerita, kami pun sudah berada di rumah kosong untuk memainkan permainan papan oija. Aku, bersama Iwan, Andri dan Unam kini sudah melingkari sebuah meja berbentuk segi enam yangmana di atas meja sudah terpampang papan ouija yang kami bawa.

“Kalian sudah siap?” tanya Unam.

Kita pun mulai permainan. Tentu saja karena aku jahil, aku sedikit menggerakan pointernya ke beberapa kata yang mereka tanyakan. Wajah pucat mereka yang mempercayai bahwa yang menggerakan pointer tersebut adalah hantu benar-benar lucu.

Dari mereka bertiga, Andri lah yang terlihat paling takut. Dia bahkan tidak bergerak saat aku tepuk pundaknya 1x.


“Hei aku bercanda, yang barusan itu aku, bukan hantu!”

Ham-sama,


Kau Bisa Memecahkannya? Jawab Di kolom Komentar

Yth Pembaca,
Mohon jangan copas sembarangan artikel di blog ini, buatnya susah gan. Mengutip boleh, namun mohon sertakan sumber backlink ke blog ini. Terima Kasih

14 Responses to "RIDDLE #3, A Board Game"

  1. Meja nya kan segi6 otomatis si Aku gamungkin megang temannya karena jauh

    ReplyDelete
  2. aku adalah hantunya, dia bilang tidak percaya hal2 mistis tetapi tmnnya tidak mau mendengarnya karena mmg temannya tidak bisa mendengar suara aku yg sudah mati. Aku menggerakan pointer itu yg sbnrnya adalah hantunya, saat aku menepuk pundak andri, andri takut setengah mati karena mereka hanya bermain bertiga tanpa si aku

    ReplyDelete
  3. permmainan papan ouija mengharuskan pemain menyentuh pointer dengan kedua tangan jadi ga mungkin aku menepuk pundak Andri. dan aku tidak percaya hantu dan hal2 mistis. jadi kesimpulannya aku punya anggota tubuh ekstra seperti ekor panjang. si aku bukan manusia tapi bukan hantu juga.

    ReplyDelete
  4. Si aku itu sebenarnya hantu

    ReplyDelete
  5. Hantunya adalah aku. Dari kalimat "Yup, itulah kenapa mereka adalah tipikal orang-orang yang mudah ditakuti". Selanjutnya, aku ini sebenarnya tidak ikut main, bisa saja ke-tiga teman yang dimaksud memang benar-benar temannya sewaktu dia masih hidup. Dan maksud mereka bermain permainan papan tersebut untuk mengajak si aku berkomunikasi dengan mereka. Dia bilang dia jahil padahal sebenarnya teman-teman nya berhasil mengajak ia berkomunikasi. Andri semakin tegang / takut karena pundaknya dipukul sekali oleh si aku ."Hei aku bercanda, yang barusan itu aku bukan hantu" kalimat terakhir membuktikan seberapa akrabnya mereka, namun si aku mungkin belum sadar bahwa ia adalah hantu.

    ReplyDelete
  6. Si aku adalah hantunya, andri tidak bergerak setelah ditepuk pundaknya dikarenakan si andri tersebut tidak merasakan tepukan dari si aku

    ReplyDelete
  7. Ternyata si aku adalah hantu nya

    ReplyDelete
  8. Si "aku" ini adalah hantu, jadi si "aku" ini tidak bersama ketiga teman nya itu,jadi hanya tiga orang yang ke rumah itu, si "aku" adalah hantu di rumah kosong itu yang. Andri terdiam karena yang menepuk nya itu hantu si "aku".

    ReplyDelete
  9. Si aku nepuk pundak hantu, bukan temannya :/

    ReplyDelete