Larry Moncada, dan Kematian Pilu Dibelakang Pendingin | UNSOLVED INDONESIA
Beranda - Kasus - Geek - Riddle - Lost Notes - Horror Story - About Blog - Kontak Admin

Larry Moncada, dan Kematian Pilu Dibelakang Pendingin


Bayangkan jika dirimu adalah seorang tekhnisi, datang ke supermarket karena manajer supermarket bilang lemari pendingin supermarket butuh perawatan. Sayangnya, alih-alih melihat deretan kabel dibelakang lemari pendingin itu, kau melihat sesuatu yang lain. Sebuah mayat manusia tak berbentuk yang entah sejak kapan berada disitu.


Kasus Larry Elly Murillo Moncada

Oke, kuanggap kau sudah paham prolognya. Jadi ada kasus  ditemukannya Seorang mayat pria di belakang pendingin. Kondisinya sudah tak berbentuk (membusuk dan beku) sampai-sampai identitasnya tidak diketahui. Untuk penjelas saja, kejadian ini terjadi di No Frills Supermarket di Council Bluffs, Iowa, Amerika Serikat.

Normalnya apabila kau menemukan mayat kau menelfon polisi kan? Itulah yang dilakukan oleh pihak supermarket. Mereka menelfon polisi dan membiarkan polisi menanganinya. Singkat cerita, setelah berbagai otopsi, diketahui bahwa mayat tersebut adalah Larry, seorang pekerja di supermarket itu yang menghilang 10 tahun lalu.

Larry dilaporkan hilang pada tanggal 28 November 2009, dan yang melaporkannya adalah orang tuanya sendiri. Mereka mengaku suatu malam Larry lari dari rumah dan tidak pernah terlihat lagi. Penyidik menggunakan DNA orang tua Larry untuk mengkonfirmasi identitas.

Kapten Todd Weddum dari kepolisian juga menambahkan bahwa orangtua Larry juga mengenali pakaian yang dikenakan anaknya sebelum hilang 10 tahun yang lalu.

(Larry Elly Murillo Moncada)

Apa yang terjadi di hari Larry menghilang?

Yah, ini memang cerita yang memilukan. Dan akan tambah memilukan lagi saat dirinci secara detail. Kala itu, Larry memang diketahui mengidap depresi. Diumurnya yang ke 25, kemungkinan dia mengalami krisis identitas yang membuatnya mengidap Anxiety disorder. Dimalam dia hilang, dia kabur dari rumah, dia langsung lari bahkan tak sempat memakai sepatu karena dia dimarahi orang tuanya. Mengabaikan sepenuhnya cuaca dingin dan bersalju

Entah apa yang merasukinya, dia memutuskan untuk pergi ke tempat kerjanya. Dia tau kalau pagi harinya dia libur, namun sepertinya dia mencari tempat untuk menyendiri dan hanya terpikir tempat kerjanya saja.

Polisi menyimpulkan kalau malam itu Larry naik ke lemari pendingin dan terjembab jatuh masuk ke celah yang ada di belakang lemari tersebut. Dia tidak mampu menggeser lemari itu karena lemarinya sangat berat.

Pagi harinya, supermarket beroperasi seperti biasa. Polisi menambahkan, kemungkinan juga Larry sempat meminta tolong. Namun karena suara dari mesin pendingin yang sangat keras, suaranya tidak terdengar. Pada akhirnya, kita tau apa yang terjadi. Keberadaannya baru diketahui 10 tahun kemudian dan sudah menjadi bangkai.

Ironisnya, kematian Larry sudah pasti bukanlah kematian instant yang mana penderitaannya akan selesai dalam sekejap. Kematian itu pastinya sangat lambat, pasalnya kematian itu pasti berhubungan dengan kelaparan, paranoid dan secara perlahan kehilangan kesadaran.

Analisa

Oke, analisa yang bisa admin lakukan memang hanya sebatas perkiraan saja. Seperti detail suara lemari pendingin memang sekeras apa sampai-sampai suara minta tolong dari baliknya tidak terdengar.

Jika kalian mencari suara freezer di Youtube, kalian akan mendapati sebuah suara yang secara pendengaran tidak terlalu keras memang  Anggap saja suara tersebut sebagai patokan. Dan fyi, Supermarket yang dimaksud gambarnya adalah ini :

No Frills Supermarket di Council Bluffs, Iowa, Amerika Serikat.)

Itu adalah supermarket TKP yang jika dilihat memang cukup besar. Anggap saja mereka menggunakan kipas pendigin yang cukup keras hingga suara apapun dari balik lemari pendingin tidak terdengar.

Jika benar begitu, berarti Larry sangat kasihan karena dia tau diseberang lemari pendingin akan ada banyak orang namun orang-orang itu tidak mampu dan tidak tau Larry terjebak dibalik lemari.

Tapi, bagaimana jika semisal sebenarnya Larry tidak meminta tolong?

Mungkin saja dia memang sengaja tidak meminta tolong. Pasalnya diketahui dia memang dalam kondisi depresi dan sedang bertengkar kepada orang tuanya.

Mungkin saja, alasan orang-orang tidak mendengar teriakan minta tolong adalah karena Larry memang tidak mau ditolong dan lebih memilih diam.

Jika benar seperti itu, masalah seperti apa yang dihadapi Larry sampai-sampai dia menerima nasibnya begitu saja? Terjebak di balik lemari pendingin dan memutuskan untuk menunggu ajalnya? Memilih mati dan menjadikan celah dibalik lemari pendingin di tempat kerjanya sebagai tempat peristirahatannya yang terakhir.

Yah, pastinya Hanya Larry yang tau.

Catatan : admin  juga sempat terbersit teori tentang Larry yang mati tersetrum oleh kabel lemari pendingin.Tapi tidak tau juga sih.

Bagaimana menurut kalian?

Baca Juga :

Yth Pembaca,
Mohon untuk tidak meng-copas artikel di blog ini sembarangan. Buatnya susah gan. Kalau mengutip boleh, tapi mohon sertakan sumber. Terima kasih.

0 Response to "Larry Moncada, dan Kematian Pilu Dibelakang Pendingin"

Post a Comment