Kisah The Robin Hood Of The Seas : Bajak Laut "Black Sam" Bellamy,

Beroperasi hanya selama satu tahun dari tahun 1716 hingga 1717, Black Sam Bellamy diperkirakan telah menangkap 53 kapal dan menjarah harta senilai $140 juta.

La Pirata Black Sam Bellamy

Mereka memanggilnya Black Sam Bellamy. Dan meskipun julukan itu terdengar seperti bajak laut yang menakutkan, Samuel Bellamy sebenarnya tidak memiliki reputasi sebagai kapten perampok jahat. Sebaliknya, dia adil kepada orang-orang yang dia rampok dan murah hati kepada krunya.

Meskipun dia dikatakan lembut dan adil, Sam Bellamy masih meraup banyak uang dengan merampok kapal lain. Sayang sekali kisah perjalanan bajak laut Bellamy harus berakhir dengan tragedi kapal karam yang mengerikan di lepas pantai Massachusetts.

Terlepas dari itu, Samuel "Black Sam" Bellamy telah tercatat dalam sejarah sebagai salah satu bajak laut paling terkenal yang pernah ada.

Kehidupan ‘Normal’ Bellamy

Lahir sekitar tahun 1689 di Inggris bagian barat, Samuel Bellamy turun ke laut pada usia muda. Dia tumbuh dengan kondisi serba susah. Ibu Bellamy meninggal saat Bellamy masih bayi, dan keluarganya sepanjang hidup selalu berjuang dalam kemiskinan.

Pada 1702, Bellamy telah menjadi anak buah kapal (ABK), menjadi tukang bersih-bersih untuk kapal angkatan laut. Pada usia 17 tahun atau 1706, dia sudah menjadi pelaut yang terampil. Dan pada tahun 1714 atau 1715, dia berhasil berlayar untuk mencapai koloni-koloni di Amerika.

Menurut catatan, Bellamy menetap di Cape Cod, Massachusetts, di mana dia menjalin hubungan dengan seorang wanita muda bernama Maria Hallett. Keluarga Hallett yang tidak tidak menyetujui hubungan pelaut muda itu dengan putrinya, pada akhirnya melarangnya bertemu lagi dengan Anaknya. Hal itulah yang menjadi awal keberangkatan Bellamy ke laut (sekali lagi)

Bellamy kemudian bergabung dengan kru privateer terkenal Kapten Benjamin Hornigold di kapal Mary Anne. Di sana, dia sempat berpapasan dengan sosok muda Edward Teach, yang mana sedang membangun reputasi untuk menjadi bajak laut ternama—Edward Teach, adalah bajak laut yang kelak akan dikenal sebagai, bajak laut legendaris Blackbeard.

Dan di Mary Anne ini lah transisi Bellamy dari pekerjaan legal berubah menjadi pembajakan ilegal.

Pemberontakan di Kapal Mary Anne

Di malam sebuah perjalanan yang panjang. Para kru sedang membicarakan kapten mereka sebelum memutuskan untuk merencanakan pemberontakan. Salah satu kru, Hornigold mengatakan bahwa dia capek memburu kapal-kapal Inggris (tugas privateer)

Bellamy disisi lain, satu suara dengan Hornigold. Dia memprovokasi para pelaut itu untuk mendeklarasikan pemberontakan dan mengibarkan bendera bajak laut. Hal tersebut lah yang kemudian menyalakan api pemberontakan di Kapal Mary Anne.

Dimalam itu juga, mereka merebut kapal dari sang kapten. Melihat Bellamy yang memimpin pemberontakan dengan gagah berani, dia pada akhirnya diangkat menjadi Kapten yang baru.

Detik itu juga, Era Bajak Laut Bellamy pun dimulai.

Kebangkitan Bajak Laut Bellamy

Sebagai kapten bajak laut, Samuel Bellamy tampil sebagai sosok yang gagah. Dia selalu terlihat mengenakan mantel beludru panjang, celana selutut, stoking sutra, dan sepatu bergesper. Tidak seperti beberapa bajak laut, Bellamy tidak pernah mengenakan wig bubuk (itu lho, wig yang biasanya dipakai bangsawan era Victoria).

Bellamy tidak hanya gagah—dia Juga dikenal demokratis. Dia memperlakukan semua orang di bawah komandonya secara setara, termasuk sepertiga krunya yang berkulit hitam, yang sebelumnya  adalah budak.

Sebagai imbalannya, kru bajak laut Bellamy setia kepada kapten mereka. Mereka memanggilnya "Robin Hood of the Seas" karena dia mencuri dari harta yang kaya dan membagi rata harta yang dijarah dengan rekan-rekan sekapalnya.

Dia dan krunya tampaknya menjadi kaya raya pada akhir Februari 1717, ketika mereka menangkap sebuah kapal budak bernama Whydah. Setelah menjual kargo manusianya di Jamaika, kapal tersebut dilaporkan menyimpan lebih dari empat setengah ton emas dan perak.

Sayangnya,  Whydah yang dipenuhi harta pada akhirnya juga akan menjadi kehancuran bagi mereka.

Last Day Of Bellamy Pirate

Selama sekitar satu tahun, Samuel Bellamy dan bajak lautnya berlayar diatas kapal Whydah dengan penuh kemenangan mengelilingi Karibia dan Atlantik. Mereka menangkap lebih dari 50 kapal dan mengumpulkan kekayaan yang mencapai lebih dari $ 140 juta (berdasar kurs mata uang hari ini), menjadikan dia dan krunya sebagai salah satu bajak laut terkaya yang pernah ada.

Namun pada April 1717, Bellamy memutuskan untuk kembali ke Cape Cod. Mungkin berharap untuk membuktikan dirinya kepada keluarga Hallet bahwa dia sudah ‘sultan’ sekarang.

Sayang nasib berkata lain. Saat Bellamy dan bajak lautnya berlayar menuju rumah, badai dahsyat tiba-tiba menerpa lepas pantai Massachusetts. Hal itu tentu saja tidak diantisipasi oleh mereka sama sekali. Harta melimpah yang mereka bawa, nampaknya malah memperburuk keadaan yang membuat bobot kapal tidak mampu menahan badai.

Dan pada tanggal 26 April 1717, Whydah yang perkasa terjun ke laut yang gelap, membawa hartan dan kru Bellamy bersamanya.

Harta Bajak Laut Bellamy

Dalam tragedi itu, Semua kru, kecuali dua orang dinyatakan tewas. Dan, selama bertahun-tahun, harta rampasan bajak laut Bellamy tetap tak tersentuh di bawah ombak.

Sampai pada tahun 1984 penjelajah bawah laut Barry Clifford menemukan Whydah di lepas pantai Wellfleet, Massachusetts. Sampai hari ini, penemuan itu tetap menjadi satu-satunya bangkai kapal bajak laut yang pernah ditemukan dari Zaman Keemasan Pembajakan. Sejak itu, penyelam telah menemukan lebih dari dua ratus ribu artefak, termasuk meriam, ribuan koin, 400 perhiasan, dan banyak lagi.

Pada Februari 2021, para penyelam menemukan tulang belulang manusia di Whydah yang dipercayai adalah milik Samuel Bellamy.

Baca Juga :

Tag : misteri bajak laut Bellamy. Penemuan kapal bajak laut bellamy,

Yth Pembaca,
Mohon jangan copas sembarangan artikel di blog ini, buatnya susah gan. Mengutip boleh, namun mohon sertakan sumber backlink ke blog ini. Terima Kasih

1 Response to "Kisah The Robin Hood Of The Seas : Bajak Laut "Black Sam" Bellamy, "

  1. Beruntung banget yg nemuin tuh Harta Karun..
    Kaya tujuh turunan.

    ReplyDelete