v Pembunuhan Steven Mineo Karena Konspirasi Gila Sherry Shriner | UNSOLVED INDONESIA

Pembunuhan Steven Mineo Karena Konspirasi Gila Sherry Shriner

WARNING : Kisah ini bikin emosi. Pembaca sudah diperingatkan.

Ini adalah cerita yang terjadi jauh sebelum pihak berwenang setempat pernah mendengar tentang guru teori konspirasi online bernama Sherry Shriner.

Kasusnya dimulai dengan panggilan 911 yang cukup ngilu pada 15 Juli 2017. Hari itu, call center polisi mendapat panggilan darurat dari seorang perempuan.

"..Pacarku punya pistol!" kata wanita di ujung sana. “Dia menyuruhku untuk menahannya di sini dan menembaknya. Ya Tuhan, dia sudah mati!"

Menanggapi panggilan itu, Petugas polisi Pennsylvania tiba di apartemen studio Coolbaugh Township beberapa saat kemudian. Di dalam, mereka menemukan sang pemilik apartemen, Steven Mineo yang berusia 32 tahun, tewas di lantai dengan lubang peluru di dahinya.

Pacarnya yang berusia 42 tahun bernama Barbara Rogers, diketahui telah menembak kepala Mineo dan mengklaim bahwa Mineo ingin mati (dan menyuruh Barbara Rogers untuk menembaknya) karena aliran sesat online telah menghancurkan hidupnya.

Kasus Gila Sherry Shriner

Pasangan itu, diketahui telah menjadi pengikut setia Sherry Shriner, yang merupakan pendukung garis keras tentang konspirasi “Lizard People” atau manusia kadal sejak tahun 2000-an

(Secara singkat, Teori Lizard People adalah konspirasi yang mengatakan dunia ini sebenarnya dipimpin secara rahasia oleh klan makhluk-kadal-perubah-bentuk yang menyamar sebagai pejabat-pejabat dan mayoritas masyarakat dunia)

Sherry Shriner diketahui memulai pidato-nya dari postingan-postingan Facebook sebelum kemudian meluncurkan banyak situs web dan stasiun radio. Dia mencoba mengajak orang untuk percaya akan keberadaan “Lizard People” yang mengontrol dunia.

Seiring berjalannya waktu, ajakannya menjadi lebih efektir karena dia mulai berpindah ke platform YouTube dan berhasil mengumpulkan lebih dari 20.000 subsriber. Keseluruhan Videonya adalah konten-konten yang menyangkut keberadaan para “Lizard People” yang dimaksud.

“Orang-orang menyebut ku gila.” kata Shriner. “Tapi kenyataannya, dari setiap empat manusia, hanya satu yang nyata… kita berada pada masa kritis.” (maksudnya, ¾ populasi manusia, diklaim adalah makhluk kadal perubah bentuk). Dia mendeklarasikan dirinya sebagai “Hamba, Nabi, Duta Besar, Putri, dan Utusan Tuhan Yang Maha Benar.”

Yang lebih mencengangkan adalah, Mineo bahkan bukan orang pertama yang bunuh diri sebagai akibat dari doktrin gila Shriner.

Sekte Alien-Reptil Sherry Shriner

Sherry J. Shriner lahir di Cleveland, Ohio, pada tahun 1965. Pakar konspirasi ini diketahui sempat kuliah di Kent State University dan lulus dengan gelar di bidang Jurnalisme, Politik Sains, dan Peradilan Pidana pada tahun 1990.

Dalam kehidupannya pasca kuliah, dia mulai membangun kepercayaan pada gagasan akan terjadinya “New World Order”. Teori konspirasi tersebut menyatakan bahwa setiap orang, mulai dari Ratu Elizabeth II hingga Barack Obama adalah kadal pengubah bentuk yang diperintahkan oleh pemimpin mereka untuk mendirikan tatanan dunia baru.

Mengetahui “kebenaran dunia” yang baru dipahaminya, dia mulai merasa ada beban moral dimana dia harus memberitahu orang-orang atas informasi tersebut. Itulah kenapa, dia mulai memakai YouTube, Facebook, dan segala media yang dia bisa untuk menyiarkan doktrin nya kepada kalangan yang lebih luas.

“Kita telah melihatnya dalam skala besar,” kata Shriner pada 2016. “Selebriti, penyiar berita, bahkan orang-orang dalam iklan. Semua orang yang kau lihat di TV, sekitar 90 persen, adalah tiruan atau robotoid sintetis.”

Salah satu pengikutnya adalah Kelly Pingilley, yang Shriner yakinkan pada usia 19 tahun untuk tidak menyia-nyiakan "hari-hari terakhirnya" di Bumi dengan kuliah. Alih-alih, dia diajak untuk bekerja sebagai transcriber di acara radio Shriner yang bernama “Aliens In The News”

Pingilley diberitahu bahwa satu-satunya Tuhan yang benar adalah "Yahuah," dan mereka berdua diketahui melakukan perjalanan rutin ke New York untuk memprotes tatanan dunia baru.

Hingga pada akhirnya, tanggal 28 Desember 2012, Pingilley ditemukan tewas karena overdosis 30 pil tidur saat mengenakan liontin orgone. Orgone adalah semacam kekuatan pseudoscientific yang diklaim Shriner dapat menangkal “para perubah bentuk” dan "robotoid sintetis," yang tersembunyi masyarakat—Setelah kematian Pingilley, Shriner menjual replika liontinnya secara online.

Shriner mengklaim bahwa Pingilley telah dibunuh oleh "pasukan kematian NATO" karena percaya pada Yahuah, dan mendesak para pengikutnya untuk tetap waspada dalam perang melawan dominasi dunia.

(Kelly Pingilley)

Pada masa itu, Steven Mineo masih sangat percaya dan loyal dengan Sherry Shriner. Namun, itu tidak akan bertahan lama.

Barbara Rogers Membunuh Steven Mineo

Mineo dan Rogers adalah anggota pengikut online Shriner yang sangat loyal, tetapi keadaan memburuk ketika Rogers menerbitkan posting Facebook sepele tentang menikmati daging mentah. Kala itu, Shriner yang berteman dengan akun Steven Mineo, mulai mengecapnya sebagai orang yang menjijikan dan tidak manusiawi.

“Hanya ada dua tipe orang tertentu yang menyukai daging mentah, satu karena mereka psikopat yang mencintai darah..” kata Shriner. "...atau dua karena mereka adalah bagian dari manusia kadal perubah bentuk."

Semenjak kejadian itu, pemikiran mereka pun (antara Shriner dan Mineo) menjadi tidak sejalan. Bak disadarkan dari kegilaan, Mineo menjadi yakin bahwa Shriner adalah seorang penipu.

Dia diketahui mengunggah lima video antara 29 Mei dan 1 Juli 2017. Itu adalah video yang diupload untuk mencoba mengekspos kebohongan Shirner.

Disisi lain, Shriner dan para loyalisnya pada dasarnya mencekal pasangan itu dan terus melabeli Rogers sebagai "Prajurit Super Reptil Penyihir Vampir." (anjrit apalah cok. Ini ucapan inggrisnya : “Vampire Witch Reptilian Super Soldier”)

Pada 15 Juli 2017, Mineo dan Rogers pergi ke bar lokal dan minum hingga pukul 2 pagi sebelum kembali ke apartemennya di Tobyhanna. Sesampainya di apartemen, Mineo mengajak Rogers untuk berlatih menembak di halaman belakang. Ketika mereka kembali ke dalam, Mineo langsung meminta Rogers untuk menembak kepalanya.

(Barbara Rogers dan Steven Mineo)

Pasca kejadian itu, kepolisian dipanggil pada pukul 2:25 pagi, dengan petugas kemudian menemukan Pistol Glock kaliber .45 di dekat tubuh Mineo dan sebuah lubang di dahinya. Rogers kemudian dibawa ke kantor polisi Monroe County, dimana saat interogasi, Rogers bersikeras bahwa Mineo lah yang menyuruhnya untuk menembaknya.

Dia mengaku menembak Mineo atas permintaan Mineo sendiri, tetapi mengatakan bahwa dia tidak tahu pistol itu ada pelurunya. Pada akhirnya, Rogers ditawari kesepakatan pengakuan bersalah untuk pembunuhan tingkat tiga oleh polisi. Itu adalah kesepakan yang dapat membawa hukuman antara 10 dan 15 tahun—Rogers menolaknya

Sementara itu, menanggapi kejadian ini, Sherry Shriner mengklaim secara online bahwa Rogers nampaknya telah “Berubah ke bentuk aslinya” (Sebagai kadal perubah bentuk) dan membunuh Mineo.

Sherry mengaku bahwa dia sebenarnya sudah memperingatkan Mineo untuk memutuskan pacarnya karena dia “mencurigakan” namun Mineo tidak percaya. Pada akhirnya, inilah yang terjadi.

(Postingan di akun milik Sherry Shriner pasca insiden. Sekarang udah gak ada btw postingannya)

Translate : “Mereka mencoba menuduhku bertanggung jawab atas kematian Steve? Tidak! Barbara lah pelakunya. Aku mencoba untuk melindungi Steve, bahkan mencoba memperingatkannya tentang Barbara Rogers, tapi dia gak mempedulikan peringatanku. Dia mengira aku menghina “Istrinya”.. padahal aku hanya menccoba melindunginya dari Barbara. Aku tau siapa dia (Barbara). Steve mulai menyadari apa yang aku katakan tentang barbara itu nyata dan pada akhirnya Barbara membunuhnya. Itu aslinya untuk melindungi identitas Barbara yang sesungguhnya (yaitu manusia kadal). Mereka mau memanggilku pemimpin sekte aliran sesat? Tidak! Aku hanyalah hamba rendah hati dan Nabi dari Tuhan Yang Maha Benar. Aku menghabiskan seluruh hidupku melayani Tuhan dan harus menerima resiko dihina oleh orang jahat, Liberal Bodoh, Penyihir, Satanis dan Pembenci dimana-mana. Jika kau membuka mata, maka kau pasti sadar kalau dia (Barbara) pasti terlibat dengan sihir dan Satanisme. Steve tetap tidak mau percaya, dan sekarang dia dibunuh. Steve sejatinya bukan bunuh diri. Itu adalah rencana Barbara sedari dulu untuk menghancurkan Steve. Itulah kenapa segala macam kebohongan tentang aku dan orang-orang yang percaya aku, harus berhenti”

Nyawa Hilang Karena Sherry Shriner

Sherry Shriner, dalam menanggapi kematian Steven Mineo, sebenarnya sama persis seperti yang dia lakukan tatkala kematian Kelly Pingilley bertahun-tahun sebelumnya.

Dia mendesak para pengikutnya untuk menyumbang uang atas kematian Mineo, menjual Liontin Orgone hingga $288 dan meluncurkan kampanye GoFundMe. Selama berbulan-bulan, Sherry Shriner diketahui meraup keuntungan atas kematian Steven Mineo (GACD cok. Gini amat cari duit)

Rogers diadili pada Maret 2019 dan dihukum karena pembunuhan tingkat tiga pada 10 Juni. Dia dijatuhi hukuman 15 hingga 40 tahun penjara. Dalam pembelaannya, dia mengatakan bahwa dia bukanlah penyebab kematian Mineo, dan harusnya bukanlah pihak yang disalahkan.

Meskipun begitu, orang-orang di badan hukum menyatakan kasus ini adalah pembunuhan seerhana dan semuanya sudah terungkap. Toh, selama pembunuhnya sudah ditangkap dan diadili, semua sudah selesai.

Hari ini, dikalangan pengikut Sherry Shriner,  yang tersisa hanyalah debat pro dan kontra atas benar atau tidaknya tindakan mereka mengikuti dan mempercayai Sherry Shriner.

Sherry Shriner sendiri, tidak pernah ditangkap.

(Barbara Rogers pasca ditangkap karena "membunuh" pacarnya sendiri)

Tambahan Admin : Sebenarnya banyak sekali pertanyaan di benak admin tentang kasus ini. Terutama tentang kenapa di Amerika Serikat tidak ada hukum pidana yang menghukum penyebar Hoax dan Konspirasi.

Somehow, kasus ini mau tidak mau membuat admin sedikit banyak menysukuri ada UU ITE di Indonesia yang memastikan ada hukuman untuk orang-orang yang tengil di sosial media. Meskipun menurut banyak orang, UU ITE adalah pedang bermata dua, namun nampaknya, hal tersebut juga menjadi tameng ultimate kita untuk mencegah kelahiran konspirator-konspirator tidak jalas.

Mungkin akan banyak yang tidak setuju soal “pujian” admin terhadap UU ITE. Tapi yah, mau pro atau kontra, silahkan utarakan pendapat di kolom komentar.

Baca Juga :

Yth Pembaca,
Mohon jangan copas sembarangan artikel di blog ini, buatnya susah gan. Mengutip boleh, namun mohon sertakan sumber backlink ke blog ini. Terima Kasih

4 Responses to "Pembunuhan Steven Mineo Karena Konspirasi Gila Sherry Shriner"

  1. UU ITE ya? Emang bagus tapi ada pasal karet yg sering disalahgunakan. Ini yg bahaya.
    Dan pasal karet itu sepengetahuan gue berpotensi membungkam suara orang orang kritis dan cerdas karena bisa digugat balik. Tapi ya bener. Itu yg diperlukan mamarika sebenarnya karena disana banyak banget konspirator konspirator tolol.
    Soal Sherry Shriner nya menurut gue emang dia cacat moral.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya makanya admin bilang kalau UU ITE itu ibarat pedang bermata dua.

      Delete
  2. kan di luar kebebasan berpendapat dan berekspresi, mungkin menyebar hoax dan konspirasi itu bagian dari ekspresi

    ReplyDelete
  3. menyebar hoax itu sudah kejahatan, temans....

    ReplyDelete